MU’ADZ pernah bertanya pada Rasulullah SAW mengenai pendapat beliau tentang ayat yauma yunfakhu fiish-shuuri fata’tuuna afwaajaa, yakni hari dimana akan ditiup sangkalala hingga datang kelompok-kelompok makhluk.

Kemudian Rasul menjawab bahwa pada hari akhir kelak, akan ada kelompok-kelompok yang berkumpul dengan keadaan yang berbeda.

Berikut ini adalah 10 orang yang tak akan masuk surga yang mempunyai bentuk rupa dan keadaan yang berbeda-beda.

Berwujud Babi

Orang-orang yang akan dibangkitkan dengan wujud babi adalah mereka yang senang akan barang haram dan melakukan pekerjaan yang haram, seperti korupsi.

Berwajah Kera

Golongan ini ditujukan bagi orang yang sering mengadu domba ketika di dunia. Mereka itulah yang akan dibangkitkan dengan wujud kera. Sungguh Allah sangat membenci orang-orang yang termasuk dalam 10 golongan ini.

Tubuhnya Bau Busuk

Kaum yang suka bersenang-senang dengan mengikuti segala kemauan dan syahwat mereka tanpa menunaikan hak Allah yang terletak pada hartanya. Orang ini akan memiliki bau yang sangat busuk, bahkan melebihi bau bangkai di akhirat kelak.

Tuli dan Bisu

Golongan ini berisi orang-orang yang senang menyombongkan amalan yang telah ia lakukan di dunia. Inilah salah satu dari 10 golongan manusia yang tak masuk surga.

Berjalan Jungkir Balik

Orang yang suka memakan harta riba, maka mereka akan dibangkitkan dengan jalan yang susah bahkan hingga jungkir balik. Hal ini akan menyakitkan mereka karena inilah adzab yang diberikan oleh Allah.

Memamah Lidahnya

Adzab ini diberikan kepada para ulama atau penyebar kebaikan, namun mereka sendiri tidak mengamalkan sesuai apa yang diperintahkan kepada orang lain. Tingkah laku mereka berbanding terbalik dengan ajaran yang mereka sebarkan.

Terpotong Kaki dan Tangannya

Allah memberikan anggota badan yang lengkap agar digunakan untuk hal-hal yang baik, dan menuju ajaran Allah. Apabila selama di dunia, anggota tubuhnya, seperti kaki dan tangan digunakan untuk menyakiti orang lain, maka kedua anggota tubuh itu akan dipotong di akhirat kelak.

wallahu a’lam bishowab.

Spread the love